Penerapan PPKM Skala Mikro Di Ambunten

Penerapan PPKM Skala Mikro Di Ambunten

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berbasis skala mikro (PPKM Mikro) yaitu hingga tingkat RT/RW untuk pengendalian COVID-19. PPKM Mikro diterapkan mulai 9 hingga 22 Februari 2021. Penerapan PPKM Mikro disesuaikan dengan data perkembangan kasus untuk menekan kasus positif Covid-19.

Di Kecamatan Ambunten PPKM Mikro telah diterapkan di desa Tambaagung Tengah yang merupakan desa yang termasuk dalam zona kuning karena terdapat 1 rumah yang memiliki kasus konfirmasi positif

Penyerahan Bansos

Pembagian Zonasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berdasarkan Surat Edaran Mendagri:

Tabel Zonasi Risiko Tingkat Mikro

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro bagi Desa yang mempunyai warga terkonfirmasi Covid-19;

  1. Desa wajib membentuk Posko Desa Tangguh sampai tingkat RT/RW dan memasang banner himbaun 5M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci tangan, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Bepergian) bergambar Kades dan Tokoh masyarakat di tempat yang strategis
  2. Bagi yang terkonfirmasi Positif Covid-19 wajib ditempatkan di SKB Batuan (RIDC) Sumenep.
  3. Seluruh kontak erat yang terkonfirmasi harus dilakukan 3T (Tracing, Testing, Treatmen)
  4. Kegiatan masyarakat wajib melaksanakan 5M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci tangan, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Bepergian)
  5. Lingkungan sekitar yang terkonfirmasi covid-19 dilakukan penyemprotan desinfektan oleh desa bekerja sama dengan BPBD dan Puskesmas
  6. Bagi yang terkonfirmasi Covid-19 mendapatkan Bansos dari Dinas Sosial atau Desa.
1 Komentar