Hipertensi, Pembunuh Diam-Diam!

Hipertensi, Pembunuh Diam-Diam!

Hipertensi atau Darah Tinggi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama).

Hipertensi sulit diketahui karena dapat terjadi tanpa adanya gejala. Satu-satunya cara untuk mengetahui hipertensi adalah dengan cara mengukur tekanan darah secara teratur.

Seseorang dapat dikatakan mengalami hipertensi jika saat dilakukan pengukuran tekanan darah diperoleh hasil diatas normal, yaitu 140/90 Mmhg atau lebih.

BACA JUGA: Jumlah Penderita Hipertensi Meningkat.

Klasifikasi Berat Ringan Hipertensi

KategoriTekanan darah systole (mmHg)Tekanan darah diastole (mmHg)
Stadium 1 (ringan)140-15990-99
Stadium 2 (sedang)160-179100-109
Stadium 3 (berat)180-209100-119
Stadium 4 (sangat berat)>210>120

Tanda Dan Gejala Hipertesnsi

Tanda dan gejala hipertensi dibedakan menjadi :

#Tidak ada gejala

Tidak ada gejala yang spesifik, selain penentuan tekanan arteri oleh dokter yang memeriksa. Hal ini berarti hipertensi arterial tidak akan pernah terdiagnosa jika tekanan arteri tidak terukur.

#Gejala yang lazim

  1. Mengeluh sakit kepala atau pusing karena terjadi peningkatan tekanan darah diatas normal sehingga terjadi peningkatan tekanan intrakarnial.
  2. Lemas atau kelelahan, stress dapat mengakibatkan ketegangan yang mempengaruhi emosi, pada saat ketegangan emosi terjadi dan aktivitas saraf simatis sehingga frekuensi dan krontaktilitas jantung naik, aliran darah menurun sehingga suplai O2 dan nutrisi otot rangka menurun, dan terjadi lemas.
  3. Susah nafas, kesadaran menurun akibat terjadinya peningkatan krontaktilitas jantung.
  4. Berdebar-debar, karena kerja jantung meningkat atau memompa terlalu cepat sehingga dapat menyebabkan rasa berdebar-debar, Gampang marah.

#Komplikasi Akibat Hipertensi

Jika hipertensi dibiarkan atau tidak dikontrol dan tidak dikendalikan secara teratur dapat menyebkan komplikasi berbahaya, Berikut ini komplikasi hipertensi yang dapat terjadi:

  1. Transien Iskemik Attact atau Serangan iskemik sesaat, atau stroke ringan atau mini stroke.
  2. Stroke / CVA
  3. Gagal jantung
  4. Gagal ginjal
  5. Infark miokard atau kerusakan otot jantung atau lebih dikenal dengan serangan jantung
  6. Disritmia jantung atau gangguan irama jantung atau detak jantung tidak teratur.

Bahaya hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa fatal bagi hidup seseorang, tak jarang penderita berisiko stroke bahkan kematian. Oleh karenanya, tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk dalam salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

Kondisi ini tergolong dalam faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Sayangnya, Sebagian besar orang yang memiliki tekanan darah tinggi tidak menyadari kalau mereka menderita hipertensi karena hipertensi adalah penyakit yang hampir tidak memiliki gejala.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak dapat disembuhkan. namun, hanya dapat dikontrol dan dikendalikan. Agar tekanan darah tetap terjaga, lakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur, selain itu mengatur gaya hidup seperti mengonsumsi buah dan sayur secara rutin, mengurangi kadar konsumsi garam, menghentikan kebiasaan merokok, menghentikan kebiasaan meminum minuman beralkohol dan caffein serta hindari stress.

Selain hal diatas, karena hipertensi atau tekanan darah tinggi ini hanya dapat dikontrol dan dikendalikan anda perlu secara rutin mendatangi fasilitas kesehatan seperti puskesmas, ponkesdes, polindes, ponkestren atau fasilitasi kesehatan lainnya untuk melakukan pengukuran tekanan darah.

The following two tabs change content below.
0 Komentar